“Allah never throws you deeper than you can go. He throws you from such a height where He knows yes you may fall, gain a few scratches, and open wounds, but He also knows how much sabar, tolerance and will power you have to stand back up. Yes we all complain and cry saying ‘Why Me!!’ but why do we forget this life is a test........ Allah is making you, NOT breaking you. He is by your side, He is your shadow and your guiding light..”
Thursday, April 7, 2011
Kisah Cinta : Bilal Bin Rabah
السلام عليكم ورحمة الله
Bilal bin Rabah, Muazin Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam, memiliki kisah menarik tentang sebuah perjuangan mempertahankan aqidah. Sebuah kisah yang tidak akan pernah membosankan, walaupun terus diulang-ulang sepanjang zaman. Kekuatan alurnya akan membuat setiap orang tetap penasaran untuk mendengarnya.
Bilal lahir di daerah as-Sarah sekitar 43 tahun sebelum hijrah. Ayahnya bernama Rabah, sedangkan ibunya bernama Hamamah, seorang budak wanita berkulit hitam yang tinggal di Mekah. Karena ibunya itu, sebagian orang memanggil Bilal dengan sebutan ibnus-Sauda’ (putra wanita hitam).
Bilal dibesarkan di kota Ummul Qura (Mekah) sebagai seorang budak milik keluarga bani Abduddar. Saat ayah mereka meinggal, Bilal diwariskan kepada Umayyah bin Khalaf, seorang tokoh penting kaum kafir.
Ketika Mekah diterangi cahaya agama baru dan Rasul yang agung Sholallahu ‘alaihi wasallam mulai mengumandangkan seruan kalimat tauhid, Bilal adalah termasuk orang-orang pertama yang memeluk Islam. Saat Bilal masuk Islam, di bumi ini hanya ada beberapa orang yang telah mendahuluinya memeluk agama baru itu, seperti Ummul Mu’minin Khadijah binti Khuwailid, Abu Bakar ash-Shiddiq, Ali bin Abu Thalib, ‘Ammar bin Yasir bersama ibunya, Sumayyah, Shuhaib ar-Rumi, dan al-Miqdad bin al-Aswad.
Bilal merasakan penganiayaan orang-orang musyrik yang lebih berat dari siapa pun. Berbagai macam kekerasan, siksaan, dan kekejaman mendera tubuhnya. Namun ia, sebagaimana kaum muslimin yang lemah lainnya, tetap sabar menghadapi ujian di jalan Allah itu dengan kesabaran yang jarang sanggup ditunjukkan oleh siapa pun.
Orang-orang Islam seperti Abu Bakar dan Ali bin Abu Thalib masih memiliki keluarga dan suku yang membela mereka. Akan tetapi, orang-orang yang tertindas (mustadh’afun) dari kalangan hamba sahaya dan budak itu, tidak memiliki siapa pun, sehingga orang-orang Quraisy menyiksanya tanpa belas kasihan. Quraisy ingin menjadikan penyiksaan atas mereka sebagai contoh dan pelajaran bagi setiap orang yang ingin mengikuti ajaran Muhammad.
Kaum yang tertindas itu disiksa oleh orang-orang kafir Quraisy yang berhati sangat kejam dan tak mengenal kasih sayang, seperti Abu Jahal yang telah menodai dirinya dengan membunuh Sumayyah. Ia sempat menghina dan mencaci maki, kemudian menghunjamkan tombaknya pada perut Sumayyah hingga menembus punggung… , dan gugurlah syuhada pertama dalam sejarah Islam.
Sementara itu, saudara-saudara seperjuangan Sumayyah, terutama Bilal bin Rabah, terus disiksa oleh Quraisy tanpa henti. Biasanya, apabila matahari tepat di atas ubun-ubun dan padang pasir Mekah berubah menjadi perapian yang begitu menyengat, orang-orang Quraisy itu mulai membuka pakaian orang-orang Islam yang tertindas itu, lalu memakaikan baju besi pada mereka dan membiarkan mereka terbakar oleh sengatan matahari yang terasa semakin terik. Tidak cukup sampai di sana, orang-orang Quraisy itu mencambuk tubuh mereka sambil memaksa mereka mencaci maki Muhammad.
Adakalanya, saat siksaan terasa begitu berat dan kekuatan tubuh orang-orang Islam yang tertindas itu semakin lemah untuk menahannya, mereka mengikuti kemauan orang-orang Quraisy yang menyiksa mereka secara lahir, sementara hatinya tetap pasrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kecuali Bilal-semoga Allah meridhainya. Baginya, penderitaan itu masih terasa terlalu ringan jika dibandingkan dengan kecintaannya kepada Allah dan perjuangan di jalan-Nya.
Orang Quraisy yang paling banyak menyiksa Bilal adalah Umayyah bin Khalaf bersama para algojonya. Mereka menghantam punggung telanjang Bilal dengan cambuk, namun Bilal hanya berkata, “Ahad, Ahad … (Allah Maha Esa).” Mereka menindih dada telanjang Bilal dengan batu besar yang panas, Bilal pun hanya berkata, “Ahad, Ahad ….“ Mereka semakin meningkatkan penyiksaannya, namun Bilal tetap mengatakan, “Ahad, Ahad….”
Mereka memaksa Bilal agar memuji Latta dan ‘Uzza, tapi Bilal justru memuji nama Allah dan Rasul-Nya. Mereka terus memaksanya, “Ikutilah yang kami katakan!”
Bilal menjawab, “Lidahku tidak bisa mengatakannya.” Jawaban ini membuat siksaan mereka semakin hebat dan keras.
Apabila merasa lelah dan bosan menyiksa, sang tiran, Umayyah bin Khalaf, mengikat leher Bilal dengan tali yang kasar lalu menyerahkannya kepada sejumlah orang tak berbudi dan anak-anak agar menariknya di jalanan dan menyeretnya di sepanjang Abthah(1) Mekah. Sementara itu, Bilal menikmati siksaan yang diterimanya karena membela ajaran Allah dan Rasul-Nya. Ia terus mengumandangkan pernyataan agungnya, “Ahad…, Ahad…, Ahad…, Ahad….” Ia terus mengulang-ulangnya tanpa merasa bosan dan lelah.
Suatu ketika, Abu Bakar Rodhiallahu ‘anhu mengajukan penawaran kepada Umayyah bin Khalaf untuk membeli Bilal darinya. Umayyah menaikkan harga berlipat ganda. Ia mengira Abu Bakar tidak akan mau membayarnya. Tapi ternyata, Abu Bakar setuju, walaupun harus mengeluarkan sembilan uqiyah emas
Seusai transaksi, Umayyah berkata kepada Abu Bakar, “Sebenarnya, kalau engkau menawar sampai satu uqiyah-pun, maka aku tidak akan ragu untuk menjualnya.”
Abu Bakar membalas, “Seandainya engkau memberi tawaran sampai seratus uqiyah-pun, maka aku tidak akan ragu untuk membelinya…”
Ketika Abu Bakar memberi tahu Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam bahwa ia telah membeli sekaligus menyelamatkan Bilal dari cengkeraman para penyiksanya, Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam berkata kepada Abu Bakar, “Kalau begitu, biarkan aku bersekutu denganmu untuk membayarnya, wahai Abu Bakar.”
Ash-Shiddiq Rodhiallahu ‘anhu menjawab, “Aku telah memerdekakannya, wahai Rasulullah.”
Setelah Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam mengizinkan sahabat-sahabatnya untuk hijrah ke Madinah, mereka segera berhijrah, termasuk Bilal Rodhiallahu ‘anhu.. Setibanya di Madinah, Bilal tinggal satu rumah dengan Abu Bakar dan ‘Amir bin Fihr. Malangnya, mereka terkena penyakit demam. Apabila demamnya agak reda, Bilal melantunkan gurindam kerinduan dengan suaranya yang jernih,
Duhai malangnya aku, akankah suatu malam nanti
Aku bermalam di Fakh(3) dikelilingi pohon idzkhir(4) dan jalil
Akankah suatu hari nanti aku minum air Mijannah(5)
Akankah aku melihat lagi pegunungan Syamah dan Thafil(6)
Tidak perlu heran, mengapa Bilal begitu mendambakan Mekah dan perkampungannya; merindukan lembah dan pegunungannya, karena di sanalah ia merasakan nikmatnya iman…. Di sanalah ia menikmati segala bentuk siksaan untuk mendapatkan keridhaan Allah…. Di sanalah ia berhasil melawan nafsu dan godaan setan.
Bilal tinggal di Madinah dengan tenang dan jauh dari jangkauan orang-orang Quraisy yang kerap menyiksanya. Kini, ia mencurahkan segenap perhatiannya untuk menyertai Nabi sekaligus kekasihnya, Muhammad Sholallahu ‘alaihi wasallam.. Bilal selalu mengikuti Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam ke mana pun beliau pergi. Selalu bersamanyma saat shalat maupun ketika pergi untuk berjihad. Kebersamaannya dengan RasulullahSholallahu ‘alaihi wasallam ibarat bayangan yang tidak pernah lepas dari pemiliknya.
Ketika Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam selesai membangun Masjid Nabawi di Madinah dan
menetapkan azan, maka Bilal ditunjuk sebagai orang pertama yang mengumandangkan azan (muazin) dalam sejarah Islam.
Biasanya, setelah mengumandangkan azan, Bilal berdiri di depan pintu rumah Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam seraya berseru, “Hayya ‘alashsholaati hayya ‘alashsholaati…(Mari melaksanakan shalat, mari meraih keuntungan….)” Lalu, ketika Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam keluar dari rumah dan Bilal melihat beliau, Bilal segera melantunkan iqamat.
Suatu ketika, Najasyi, Raja Habasyah, menghadiahkan tiga tombak pendek yang termasuk barang-barang paling istimewa miliknya kepada Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam. Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam mengambil satu tombak, sementara sisanya diberikan kepada Ali bin Abu Thalib dan Umar ibnul Khaththab, tapi tidak lama kemudian, beliau memberikan tombak itu kepada Bilal. Sejak saat itu, selama Nabi hidup, Bilal selalu membawa tombak pendek itu ke mana-mana. Ia membawanya dalam kesempatan dua shalat id (Idul Fitri dan Idul Adha), dan shalat istisqa’ (mohon turun hujan), dan menancapkannya di hadapan beliau saat melakukan shalat di luar masjid.
Bilal menyertai Nabi Sholallahu ‘alaihi wasallam dalam Perang Badar. Ia menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri bagaimana Allah memenuhi janji-Nya dan menolong tentara-Nya. Ia juga melihat langsung tewasnya para pembesar Quraisy yang pernah menyiksanya dengan hebat. Ia melihat Abu Jahal dan Umayyah bin Khalaf tersungkur berkalang tanah ditembus pedang kaum muslimin dan darahnya mengalir deras karena tusukan tombak orang-orang yang mereka siksa dahulu.
Ketika Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam menaklukkan kota Mekah, beliau berjalan di depan pasukan hijaunya bersama ‘sang pengumandang panggilan langit’, Bilal bin Rabah. Saat masuk ke Ka’bah, beliau hanya ditemani oleh tiga orang, yaitu Utsman bin Thalhah, pembawa kunci Ka’bah, Usamah bin Zaid, yang dikenal sebagai kekasih Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam dan putra dari kekasihnya, dan Bilal bin Rabah, Muazin Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam..
Shalat Zhuhur tiba. Ribuan orang berkumpul di sekitar Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam, termasuk orang-orang Quraisy yang baru masuk Islam saat itu, baik dengan suka hati maupun terpaksa. Semuanya menyaksikan pemandangan yang agung itu. Pada saat-saat yang sangat bersejarah itu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam memanggil Bilal bin Rabah agar naik ke atap Ka’bah untuk mengumandangkan kalimat tauhid dari sana. Bilal melaksanakan perintah Rasul Sholallahu ‘alaihi wasallam dengan senang hati, lalu mengumandangkan azan dengan suaranya yang bersih dan jelas.
Ribuan pasang mata memandang ke arahnya dan ribuan lidah mengikuti kalimat azan yang dikumandangkannya. Tetapi di sisi lain, orang-orang yang tidak beriman dengan sepenuh hatinya, tak kuasa memendam hasad di dalam dada. Mereka merasa kedengkian telah merobek-robek hati mereka.
Saat azan yang dikumandangkan Bilal sampai pada kalimat, “Asyhadu anna muhammadan rosuulullaahi (Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah)”. Juwairiyah binti Abu Jahal bergumam, “Sungguh, Allah telah mengangkat kedudukanmu…. Memang, kami tetap akan shalat, tapi demi Allah, kami tidak menyukai orang yang telah membunuh orang-orang yang kami sayangi.” Maksudnya, adalah ayahnya yang tewas dalam Perang Badar.
Khalid bin Usaid berkata, “Aku bersyukur kepada Allah yang telah memuliakan ayahku dengan tidak menyaksikan peristiwa hari ini.” Kebetulan ayahnya meninggal sehari sebelum Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam masuk ke kota Mekah..
Sementara al-Harits bin Hisyam berkata, “Sungguh malang nasibku, mengapa aku tidak mati saja sebelum melihat Bilal naik ke atas Ka’bah.”
Al-Hakam bin Abu al-’Ash berkata, “Demi Allah, ini musibah yang sangat besar. Seorang budak bani Jumah bersuara di atas bangunan ini (Ka’bah).”
Sementara Abu Sufyan yang berada dekat mereka hanya berkata, “Aku tidak mengatakan apa pun, karena kalau aku membuat pernyataan, walau hanya satu kalimat, maka pasti akan sampai kepada Muhammad bin Abdullah.”
Bilal menjadi muazin tetap selama Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam hidup. Selama itu pula, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam sangat menyukai suara yang saat disiksa dengan siksaan yang begitu berat di masa lalu, ia melantunkan kata, “Ahad…, Ahad… (Allah Maha Esa).”
Sesaat setelah Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam mengembuskan napas terakhir, waktu shalat tiba. Bilal berdiri untuk mengumandangkan azan, sementara jasad Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam masih terbungkus kain kafan dan belum dikebumikan. Saat Bilal sampai pada kalimat, “Asyhadu anna muhammadan rosuulullaahi (Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah)”, tiba-tiba suaranya terhenti. Ia tidak sanggup mengangkat suaranya lagi. Kaum muslimin yang hadir di sana tak kuasa menahan tangis, maka meledaklah suara isak tangis yang membuat suasana semakin mengharu biru.
Sejak kepergian Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam, Bilal hanya sanggup mengumandangkan azan selama tiga hari. Setiap sampai kepada kalimat, “Asyhadu anna muhammadan rosuulullaahi (Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah)”, ia langsung menangis tersedu-sedu. Begitu pula kaum muslimin yang mendengarnya, larut dalam tangisan pilu.
Karena itu, Bilal memohon kepada Abu Bakar, yang menggantikan posisi Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam sebagai pemimpin, agar diperkenankan tidak mengumandangkan azan lagi, karena tidak sanggup melakukannya. Selain itu, Bilal juga meminta izin kepadanya untuk keluar dari kota Madinah dengan alasan berjihad di jalan Allah dan ikut berperang ke wilayah Syam.
Awalnya, ash-Shiddiq merasa ragu untuk mengabulkan permohonan Bilal sekaligus mengizinkannya keluar dari kota Madinah, namun Bilal mendesaknya seraya berkata, “Jika dulu engkau membeliku untuk kepentingan dirimu sendiri, maka engkau berhak menahanku, tapi jika engkau telah memerdekakanku karena Allah, maka biarkanlah aku bebas menuju kepada-Nya.”
Abu Bakar menjawab, “Demi Allah, aku benar-benar membelimu untuk Allah, dan aku memerdekakanmu juga karena Allah.”
Bilal menyahut, “Kalau begitu, aku tidak akan pernah mengumandangkan azan untuk siapa pun setelah Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam wafat.”
Abu Bakar menjawab, “Baiklah, aku mengabulkannya.” Bilal pergi meninggalkan Madinah bersama pasukan pertama yang dikirim oleh Abu Bakar. Ia tinggal di daerah Darayya yang terletak tidak jauh dari kota Damaskus. Bilal benar-benar tidak mau mengumandangkan azan hingga kedatangan Umar ibnul Khaththab ke wilayah Syam, yang kembali bertemu dengan Bilal Rodhiallahu ‘anhu setelah terpisah cukup lama.
Umar sangat merindukan pertemuan dengan Bilal dan menaruh rasa hormat begitu besar kepadanya, sehingga jika ada yang menyebut-nyebut nama Abu Bakar ash-Shiddiq di depannya, maka Umar segera menimpali,
“Abu Bakar adalah tuan kita dan telah memerdekakan tuan kita (maksudnya Bilal).”
Dalam kesempatan pertemuan tersebut, sejumlah sahabat mendesak Bilal agar mau mengumandangkan azan di hadapan al-Faruq Umar ibnul Khaththab. Ketika suara Bilal yang nyaring itu kembali terdengar mengumandangkan azan, Umar tidak sanggup menahan tangisnya, maka iapun menangis tersedu-sedu, yang kemudian diikuti oleh seluruh sahabat yang hadir hingga janggut mereka basah dengan air mata. Suara Bilal membangkitkan segenap kerinduan mereka kepada masa-masa kehidupan yang dilewati di Madinah bersama Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam..
BiIal, “pengumandang seruan langit itu”, tetap tinggal di Damaskus hingga wafat. Saat menjelang kematiannya, istri Bilal menunggu di sampingnya dengan setia seraya berkata, “Oh, betapa sedihnya hati ini….” Tapi, setiap istrinya berkata seperti itu, Bilal membuka matanya dan membalas, “Oh, betapa bahagianya hati ini…. ” Lalu, sambil mengembuskan napas terakhirnya, Bilal berkata lirih,
“Esok kita bersua dengan orang-orang terkasih…
Muhammad dan sahabat-sahabatnya
Esok kita bersua dengan orang-orang terkasih…
Muhammad dan sahabat-sahabatnya”
_______
Footnote :
1) Abthah adalah saluran air yang mengering sehingga yang tersisa hanya pasir dan batu kerikil.
2) Satu Uqiyah adalah jenis berat timbangan. Konversi berat Uqiyah di beberapa negara Arab berbeda. Sebagai contoh, di Mesir 1 Uqiyah = 37 gram. Sementara di Halab, 1 Uqiyah = 320 gram. Lihat: Mu’jam al-Lughah al-’Arabiyah al-Mu’aashirah, karya Hans Wehr.
3) Nama suatu daerah dekat Mekah.
4) Idzkhir adalah sejenis tumbuhan yang menyebarkan bau harum.
5) Mijannah adalah salah satu pasar bangsa Arab pada masa Jahiliah. Jaraknya sekitar 12 Mil dari Mekah.
6) Syamah dan Thafil adalah nama gunung di Mekah.
Sumber: Shuwar min Hayaati ash-Shahabah
<3 Wallah a'alaam..
assalamualaikum warahmatullah...
Wednesday, March 30, 2011
perjalanan ini sangat panjang
alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah... ku ulang berkali-kali kalimah suci itu dengan rasa syukur yang tidak terhingga..semoga rasa syukur ku ini tidak akan terbatas sampai bila bila..amin inshaAllah..
"WAHAI PEMBOLAK BALIK HATI INI...TETAP KAN KAKI KU INI, TETAP KAN HATI KU INI DALAM IMAN KEPADAMU..DALAM MENCARI CARI REDHAMU..KABULKAN PERMINTAAN HATI INI YA ALLAH.."
dgn penuh pengharapan aku berdoa..memohon dan meminta kepadaNya Tuhan Yang Maha Esa dan Maha mengetahui isi hati kita semua. Aku terdiam seketika, terkejut bila melihat sesuatu yang tidak pernah terlinats di fikiran ku akan berlaku di hadapan mata (for real :'( ) Perkara tu benar benar membuat kan aku berfikir panjang tanpa henti..
terdetik di hati ku, memang benar "perjalanan hidup ini sangat panjang"
seorang yang bergelar ISLAM , akan memandang dunia ini seperti tiada bermakna..dan berusaha utk menambah kan amalan, kerana Akhirat sudah menanti di depan sana...tanpa kita sedar, masa terus berlalu meninggalkan kita.. sedetik yang telah pergi mungkin amat berharga daripada sedetik yang akan datang..
apalah saja perhiasan dunia ini...sakit yang di tanggung di dunia ini hanya seperti cubitan semut, kesenangan di dunia ini hanyalah sementara..
kau simpan dalam hati, ingin sgt utk menjadi salah seorang dari penghuni syurga, sudahkah kau berkorban masa,harta,perasaan dan segalanya demi utk mendapatkan syurgaNya?mungkin jawapanmu 'ya'..tapi sekarang? kau jadikan tingkah mu seolah tiada akhirat.. kau ingin kan sebaik baik tempat di akhirat sana, kalam mu ingin bertemu Rasullullah dan beroleh syafaat baginda, sudah tunaikah sunnah ajaran Baginda?:'(
jgn biarkan dirimu terlalai dgn BUASnya dunia yang membaham pemikiranmu dari mengingati diriNya yang selalu merindukan suara rayuan dan tangisanMu , yang menunggu kehadiranmu untuk merayu mesra kepadaNya sebelum terbitnya fajar pagi...
TIDAK cukup lagi kah nikmat yang di curahkanNya kepadamu sahabatku?:'( tidak cukupkah curahan Kasih Sayang yang diberikanNya kepadamu saudaraku? sampai kau sanggup melukakan hati yang pernah mengajakmu untuk selalu dan terus mengingatiNya? hati yang tidak pernah jemu utk membawamu bersama sama nanti menuju syurgaNYA..
hati itu, tidak pernah meminta dirimu utk membalasnya dgn harta dunia fana, hati itu cuma inginkan kau kembali bersama-sama mencari redha dan hidayahNya?
hatinya menangis dan berdoa agar kau kembali bersama sama mencari redhaNya..agar bersama sama nanti menjadi penghuni syurga yang kau dan semua orang inginkan, duduk bersama sama di atas dipan dipan, makan makanan yang lazat dan sebagainya...kau pernah menyatakan, kau inginkan itu! ya! di syurga..bersama sama..sekarang..kau di mana? hati itu menantimu penuh sabar.....
aku harap...kau bertemu kembali dengan HidayahNya..dan aku harap kau mau menemui dgn hati yang selalu inginkan hidupmu bahagia dunia dan akhirat..hati yang pernah kau buatkan dirinya tersenyum ketika dia bersedih...(tidak terlintas rindu pada hati itu kah wahai sahabatku..?) :'(
ku akhiri coretan penaku denga...
ukiran..
sedikit renungan..
ku titipkan pesanannya..
buat diriku dan dirimu jua..
Jika kita tahu.. bahawa betapa sementara dunia ini..
Yang selalu membuatkan kita leka dan lena
Jika kita tahu betapa liciknya syaitan itu..
Yang membuatkan kita ragu dan bermalasan
Jika kita tahu betapa indahnya syurga itu..
Yang langsung tidak terbayang pikiran kerna lemah manusia
Jika kita tahu betapa benarnya janjiNYA..
Sakaratulmaut, tiupan sangkakala, mahsyar, titisan mizan.. tiada yang dusta
Jika kita tahu betapa pedih azabnya..
Akan menngeletar kaki melangkah ke jalan maksiat
Jika kita tahu betapa indahnya islam..
Nescaya hidup harmoni.. hanya bersandar pada DIA..
:')
ya Tuhan...kuatkan kami sebagaimana kuatnya khalifah terdahulu
membela agama demi hari ini hingga hari akhir kelak..
kami di sini untuk hari esok dan yang insan terkemudian..
inshaAllah...
semoga ikrar yang selalu kita buat ketika solat menjadi kekuatan hidup dan pegangan hidup kita..
aku minta maaf, andai ada perkataan yang telah membuatmu terluka..andai silap laku yang membuatkan kau menghidar daripada meneruskan pencarian redhaNya.. kerana..aku jua insan biasa..yang tak lepas dari kesilapan..
"tetapkanlahh kaki kaki kami ini dalam jalan islam,iman kepadaMu dan semoga terus melangkah dan sentiasa inginkan keredhaanMu..amiin.." <3
dari hati yang inginkan Pemerhatian dariNya,
wassalam..
Friday, March 11, 2011
Lafaz Yang Tersimpan - UNIC
bismillahirrahmanirrahim...
somehow..terasa sayu saja dengan lagu ni.."lafaz yang tersimpan" terutama bila didedikasikn utk kedua bunda ngan bapa~ :')
pinjam Qoutation dari seorang sahabat ..
"Sy bukanlah anak yg 'romantik' meluahkan rasa syg ..namun jauh di sudut hati, sgt mencintai kalian" <3
:')
yaAllah ampunilah dosa kedua ibubapa ku...dan kasihani lah dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku, membelaiku, memanjaiku sewaktu aku masih kecil..melayani karenahku yang degil, dengan penuh sabar mendidikku sehingga kini..isk isk..pertemukan kami sekeluarga di dalam syurga Mu yang penuh nikmat nanti yaAllah..lindungi kami pada hari kebangkitanMu bersama rahmat Mu..amiin :') isk isk isk..
Allah A'alaam..
<3 dengan penuh cinta ku menulis.
Tuesday, February 8, 2011
I MISS YOU ALL :')
My bestfriends AZRAQ JUNIOR
I still remember...
When we were in Prep 1E,
When we didn't know each other at first,
But not long after that we were like close frens.
I still remember...
How the teachers used to scold us because we made too much noise.
And the principal used to yell from accross the building...
My bestfrens AZRAQ JUNIOR
I still remember...
When we were in prep 2E,
We were screaming because of monkey attacks
And I still remember
We were called by Ustaz Shahrom about that Khat paper
And Nisah was accused
Pity her
My bestfriends AZRAQ JUNIOR
I still remember...
When we were in Form 1E,
We were scolded by the vice principal,
because we made too much noise(again).
We were excited showing off our panda teddies,
And i still remember...
When we used to hide under the table to avoid form 5 students
Haha..
And we cried because Uswah was about to leave to UK.
My bestfriends AZRAQ JUNIOR
I still remember...
When we were in Form 2E,
We fought a lot,
just because of small matters.
I still remember...
We broke the rules
By bringing novels and VCDs to school
And caught red-handed by the BHEP.
And i still remember...
We started to tease Nisah..hehe
My bestfriends AZRAQ JUNIOR
I still remember...
When we were in Form 3E,
Uswah got back from UK and joined us again.
I still remember...
Some of you were locked in the classroom because the door was jammed
Then i cried because it was my fault
But you guys backed me up.
And I still remember...
Cikgu naza yelled ''yg lain DIAM!!!'' at us
And we still remember it until now.
My best friends AZRAQ JUNIOR
I still remember...
When we were in Form 4E,
We participated in the national day
We gave nutella on our teeth and all the people were grossed out
And we won several prizes that year: lucky class, most class entries and we earned a couple of certificates.
I still remember...
We fought a lot,
without knowing what the reasons were.
But we never questioned back,
what past is past.
I still remember...
we started to love baseball,
and played it everyday until our whole body felt sore.
But now..
We are in Form 5B, 5C and 5D,
We are seperated after six years we were together.
But our friendship still remain...and i hope it will remain.
There're so many of our bittersweet memories,
but it was too many, i can't manage to write it here.
Nevertheless it will always remain in my mind
Forever...insyaAllah
Done by ZQ707(ZQnadiah)
Monday, February 7, 2011
safety belt
Pada suatu petang yang hening...berhampiran surau al FALAH, IPG Kampus Pulau Pinang...
Setelah selesai solat berjemaah, saya*(saya di sini seorang muslimah, bukan pencoret blog ini) mengambil tempat di sisi seorang perempuan melayu yang tidak bertudung. Sambil saya membetul-betulkan lipatan tudung, perempuan di sebelah saya menegur.
" Awak, boleh saya tanya?"
"Hmm, absolutely..boleh apa salahnya" Jawab saya sambil tersenyum.
"Kenapa awak pakai tudung besar-besar ya..tak rimas ke?" Dia bertanya.
Saya terdiam. Tidak saya sangka, itu soalannya..
"Tapi kenapa ya?"
"Tidak ada apa-apa..saja nak tahu, sebelum ni tertanya-tanya sendiri je" Dia menjawab. Kelihatan dia benar-benar ingin tahu.
Saya tersenyum. Fikiran ligat berputar mencari jawapan yang sesuai. Lama merenung jauh, akhirnya tercerna satu idea.. =)
" emm...sebelum saya jawab soalan tu, saya nak tanya awak dulu,boleh?"
Dia mengangguk
"Kenapa ya kalau kita naik kereta digalakkan pakai seat-belt ya? " Saya bertanya dia kembali tanpa menjawab dulu persoalannya.
"erm.." Dia berfikir smbil tangannya memegang dagu mencari jawapan.
hehe...ape ye??
" Sebab nak selamat la. kalau apa-apa berlaku, atleast kecederaan tu tak la teruk sangat" dia menjawab ringkas.
"Ok, tapi itu kalau berlaku kemalangan kan. Macam mana pula kalau orang yang pandai dan cekap dalam memandu. Perlu ke dia pakai seat-belt ?? Saya bertanya lagi untuk menduga.
"Eh, kenalah pakai jugak... Even dia dah cekap memandu pom like Michael Schumache, kenalah pakai jugak sebab kemalangan tu tak mengira siapa..kan? Satu lagi, kadang kemalangan tu bukan sebab kita pun, tapi ada kes kemalangan sebab pemandu lain yang tak berhati-hati akhirnya kita yang menjaga ni pun menjadi mangsa, kan?" Dia bertanya kembali.
"So, apa kaitannya kesalahan pemandu lain dengan selt-belt pulak" Saya terus bertanya.
" Yelah, nak menunjukkan bahawa selt belt tu sangat penting sekarang, sebab pemandu-pemandu jalan raya bukannya semua berhemah. Jadi untuk keselamatan, pakai seat-belt. Kalau dilanggar sekalipun kita tak la cedera teruk atau tercampak keluar"
"Tak rimas ke? kadang orang-orang ada jugak tak selesa pakai seat-belt ni, katanya rimas"
"Alaa, nak selamat kenalah tahan sikit, kan..soal keselamatan, kena jaga"
Saya tersenyum mendengar penerangannya. Hampir sampai pada tujuan persoalan.
"Hmm, itulah jawapan saya pada persoalan awak tadi. Kenapa saya bertudung besar."
Dia terus memandang saya dengan dahinya yang berkerut..hehe..
"Ok, lets me explain ya. Persoalan kenapa saya pakai tudung yang besar-besar sama sahaja dengan jawapan awak tadi tentang kenapa kita pakai seatbelt bila memandu.
Tujuannya sama. iaitu "keselamatan"
Saya menjawab mengikut jawapannya pada persoalan tadi. dan dia semakin merenung saya sambil berfikir.
"Tapi kalau tak pakai seat-belt, tak apa-apa kan?
Tak berdosa, kan?
Asalkan kita yakin kita mampu memandu dengan baik.Tapi yakin ke kita bila kita memandu tanpa memakai seat-belt walaupun memandu dengan baik dan berhemah, kita akan selamat?"
Dia menggeleng kepala tanpa suara.
" Hmm, thats why saya cuba menjaga keselamatan hidup saya dengan tudung yang besar.. Sebab saya tak tahu apa bencana yang sedang menanti.. Semuanya untuk tujuan keselamatan ditambah pula dengan galakan agama yang suruh kita menjaga pemakaian yang lebih selamat'. yup, tudung kecil atau tudung biasa tak mengapa, asalkan mampu menjaga diri sebab dunia sekarang, tau-tau je la kan, banyak godaanya... Kadangkala hanya kita yang berhemah di jalan, tetiba sedar-sedar kita kena langgar, nasib baik pakai seat-belt...hehehe"... Saya tergelak kecil. Berharap agar mengundang bibit mesra dengannya.
" Dan satu lagi, kereta sekarang macam-macam gaya dan jenama, kan? Orang ramai tergilakan kereta-kereta canggih sehingga lupa nak menjaga keselamatan... Ramai je yang berkereta canggih tapi akhirnya tercampak keluar dari keretanya sendiri apabila berlaku kemalangan yang tidak diingini...
Macam tu jugak tudung, sekarang ni macam-macam fesyen, tapi masih lagi tak ikut syariat... Ketat sana, singkat sini... Bukankah itu membahayakan hidup? " Saya tersenyum. Sedaya upaya membuatkan dia terus berfikir.
"Tudung besar yang saya pakai ini bukan untuk mintak penghormatan daripada sesiapa pun. Tapi tak lari dari tujuan keselamatan. Selamat untuk diri sendiri, selamat untuk orang lain dan juga yang penting, saya nak cuba penuhi galakkan agama kita supaya menjaga diri melalui pemakaian..." =)
"So, persoalan rimas atau tak, dah terjawab tadi..kan?" Saya bertanya kembali. Dia memandang bebola mata saya mencari pengertian.
"Tak rimas ke pakai tudung besar-besar?. Hmm, hanya yang pakai sahaja yang tahu. Kadang tu rimas jugak la, lebih-lebih lagi musim panas. Tapi tahan sikitla, sebab prinsip kita untuk jaga keselamatan. Sebab itu, pemandu yang paling berhemah adalah pemandu yang sentiasa menjaga keselamatannya..betul tak?.. Saya terus bertanya... Dan dia mengangguk.
"So, faham tak kaitan antara tudung besar dengan seat-belt?" Saya bertanya dengan lembut, memancing kefahamannya..
Dia mengangguk...
"Maaf, saya pergi dulu ya..kelas saya dah nak start" Saya bangun dari kerusi dan mohon mengundur diri.
" okey.." Jawabnya ringkas, masih lagi seolah-olah memikirkan sesuatu.
Saya berjalan meninggalkan dia menuju ke kelas sambil b'monolog sendirian.
'Hmm, ada kaitan jugak ya seat-belt dengan tudung besar ni..sebelum ni tak pernah terfikir' Tersenyum saya... =) .moga hari ini sedikit ilmu itu mampu meluaskan selautan kebaikan...dan membukakan jalan buat mereka yang mencari jalan.. ameen.
dan saya..terus berjalan, sambil membetulkan 'seat-belt' saya yang asyik terasa longgar sahaja pin'nya...kena pakai betul-betul nanti tak selamat...hehe...
jadi kesimpulannya kawan2,
tudung labuh bukannya kita nk tunjuk kita nie alim ke ape..
kita just ikut syariat ... tak perlu la kita terlalu berfesyen sangat sehingga menyingkapi tudung yang sememangnya labuh....lilit situ lilit sini...
jangan segan dalam menutup aurat, mungkin pada awalnya merasa sedikit gugup, segan... mungkin kita takut dikatakan alim oleh teman2.... teman2 pula sibuk m'perkatakan itu ini, bagilah support kepada si pemakai...jangan " 'MEMERLI " perkara baik...ni sehinggakan nampak pelik kawannya memakai tudung labuh....
usah khuatir si pemakai...
akhirnya nanti, jika lama2 nanti mereka akan terbiasa juga, mereka akn terima seadanya... percayalah =)... sekian..
Sunday, February 6, 2011
The hate that I feel in my heart is real,
But these are feelings that I don't want to feel.
Please Allah help me to be strong,
As I know feeling like this is wrong.
You know the pain and anger that I feel in my heart,
Please take it away, make it depart.
I'm so tired and weary Dear Lord,
These feelings I cannot afford.
I want to feel alive, I want to feel free,
I want to be the best Muslim that I can be.
Please take this pain, throw it away,
I need to prostrate to You and pray.
Please Allah forgive my anger,
These feelings are from Shaitan- I'm in danger!
Please calm my heart, calm my mind,
Let me feel the peace that I yearn to find.
Thank You Allah for hearing me out,
Thank You Allah for allowing me to take the right route.
Thursday, January 27, 2011
kepadaMu YaAllah YaRabbana..
Hidup memang tak ada erti kalau tak tahu cintaNya. Dan tak tahu menyintaiNya.
Dialah segalanya. Yang menciptakan aku. Dirimu. Dialah.
Dialah yang mengatur hidupku. Hidupmu. Dialah.
Yang tak pernah jemu menerima doa-doamu.
Setiap detik. Bahkan lagi kecil dari detik kiraanmu. Kiraanku.
Kita dan Dia. Kita terlalu hina. Seperti debu dijalanan. Kotor, ringan, tiada makna.
Dan Dia tetap kasihkan kita.
Sepenuhnya..
Dan itulah hidup memang kosong dan tiada makna.
Andai bukan dijalanNya.
Kalau tak menjadi hambaNya yang seperti Dia mahukan.
Dan kepadaMu ya Allah
Inilah aku. Ku terserah dan berserah
semoga diri ini akan tetap istiqamah menerusi pejuangan Rasulullah..berharap setiap kaki melangkah di redhai olehNya..:')
amiin amiin inshaAllah
wassalam warrahmah..
Wednesday, January 26, 2011
RENUNGAN BERSAMA
Yg jauh adlah MASA yg berlalu..
Yg dekat adlah saat datangnya MATI..
Yg berat adlah memegang AMANAH..
Yg ringan adlah berbuat dosa sesama manusia & meninggalkan SOLAT..
Yg besar adlah HAWA NAFSU manusia yg tidak pernah mencapai kepuasan....
bila muhasabah balik dgn smua kata2 yang di atas...terasa betul2 terjadi dalam kehidupan seharian kita..msa yang ada sekarang ini akan berlalu pergi dan akan meninggalkan kita jauh.. msa yang ada sekarang tidak akan dpt di ulang kembali dan setiap saat akan menangkap catatan baru.. kerana itu, bila fikir ulang dan fikiran tu di ulang lagi..dari pada kita mencatat sejarah dgn benda yang tidak mendatangkan manfaat buat diri kita utk jadi masa lalu, maka lebih baik la utk kita mencipta masa indah dgn meluangkan aktiviti yang bermanfaat bg hati minda dan fizikal kita..
dekat nya kita dgn mati juga salah satu cara kita akan takut dan jemu utk melakukan kemaksiatan kepada Allah. jika sekiranya mati bukan jdi satu motivasi utk diri kita...akan huru hara lah dunia dengan kemaksiatan bermaharaja lela..dpt kita perhatikan sekarang manusia bersikap takut mati dan cinta dunia..sesuai dgn sabda Rasul kita tentang penyakit tersebut(cinta dunia takut mati). na'uzubillah min zalik.. semoga mati mengajar mendidik dan memotivasikan kita utk sentiasa melakukan kebaikan keranaNya..
manakala yang berat itu adalah AMANAH. Firman Allah SWT yang bermaksud:
Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanah kepada langit bumi, bukit bukau dan gunung ganang, semuanya enggan memikul amanah itu dan khuatir mengkhianatinya, lalu dipikul amanah itu oleh manusia, sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat jahil. astagfirullahal aziim :'( betapa berat amanah itu untuk dijalankan..semoga kita tergolong dari org yg tidak mengkianati amanah tersebut..inshaAllah..amiin.
'ala kulli hal...semoga kita dapat menjaga batas2 pergaulan dan diri kita dari terjerumus ke lembah yang dilarang olehNya. semoga Allah memberkati hidup kita dengan rahmat dan kasih dari Yang Maha Esa..amiiin
minta maaf utk semuanya..
wassalam warrahmah..
Tuesday, January 25, 2011
akan selalu menangis :')
assalamualaikum warahmatullah... bismillahirrahmanirrahim...<3
pejuang akan selalu menangis
sebab perjuangan itu menuntut kepayahan
menuntut keperitan
menuntutn kesakitan
pejuang memang akan selalu menangis
seperti Rasul saw menangis dibawah pohonan itu
tatkala sedang berjuang menyebar tauhid
pejuang memang akan menangis
kerana pejuang itu akan diuji
tiada perjuangan tanpa ujian
tiada perjuangan tanpa melalui onak duri
siapa jalannya mudah, bukanlah dia pejuang
pejuang akan merasa pahitnya setiap nafas
kerana syurga ilahi menanti disana
pejuang akan merasa beratnya setiap langkah
kerana syurga Allah itu harganya mahal
namun pejuang akan tersenyum terpaling manis
kerana segalanya kerana Allah dan Rasulnya..
wahai pejuang...
Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu (9:105)
wassalam warrahmah...<3
selamat berjuang menempuh hari-hari mendatang...
Monday, January 24, 2011
~ TIADA ISTILAH PUTUS ASA DLM DIRI ~
Setiap yg bergelar insan pasti tidak akan terlepas dgn pelbagai masalah, cabaran dan dugaan, samada kecil atau besar.
Semua itu adalah KETETAPAN ALLAH bagi menguji keutuhan iman di dlm hati. Usah persalahkan nasib jika diri ini dibebani dgn pelbagai kesulitan kerana semua itu adalah TAKDIR ALLAH. Tidak ada istilah 'nasib' kerana setiap apa yg berlaku dlm hidup ini atas KETENTUAN-NYA. Sebagai insan yg taat kpd Allah, kita perlu menerima segala KETENTUAN dan KETETAPAN Allah dgn hati yang redha, beriman kpd Qada dan Qadar.
Biarkan rsa sedih, kecewa dan terluka bersarang dlm hati, usah sesekali timbul rsa putus asa atas sgla yg ditentukan. Firman Allah swt yg bmaksud, "APAKAH MANUSIA ITU MENGIRA BAHAWA MEREKA DIBIARKAN SAHAJA MENGATAKAN; KAMI TELAH BERIMAN SEDANG MEREKA TIDAK DIUJI LAGI?".
Jika kita mrasakan diri kita malang krn dihimpit masalah kiri dan kanan, depan dan belakang, ingatlah bukan kita seorang yg diuji malah ada insan lain yg lebih hebat dugaannya.
Sikap putus asa memang dilarang Allah dan sesiapa yang sedang mengalami perasaan ini, MOHONLAH KEAMPUNAN ALLAH.
Allah mjelaskan hal ini dlm sebuah ayat yg sungguh indah maknanya: "KATAKANLAH (WAHAI MUHAMMAD); Wahai hamba-hambaKu yang telah melampaui batas terhadap diri sendiri (dengan perbuatan maksiat), janganlah berputus asa dari rahmat Allah, krn sesungguhnya Allah mengampunkan segala dosa; sesungguhnya Dialah jua yang Maha Pengampun; lagi Maha Mengasihani".
Lihatlah persekitaran kita hari ini. Ramai yg mudah berputus asa sehingga sanggup membunuh diri! Sungguh mudah seseorang itu myerah kalah dlm kesulitan yg dilalui.
Jika kita pernah gagal, ini TIDAK BERMAKNA KITA AKAN GAGAL SELAMANYA. Persoalan penting adalah BAGAIMANA KITA MENGENDALIKAN dan BERHADAPAN dgn kegagalan itu.
Allah tak pernah bsikap zalim pd hamba-hambaNya. Bahkan Dia Maha Adil dlm segala sesuatu. Dia telah memberi kt nikmat yg begitu banyak tetapi kelemahan manusia SELALU ALPA, TIDAK SEDAR DIRI dan KURANG BERSYUKUR atas apa yg diberi.
Firman Allah swt, "APAPUN MANUSIA APABILA TUHAN-NYA MENGUJINYA LALU DIMULIAKAN-NYA DAN DIBERIKAN-NYA KESENANGAN, MAKA DIA BERKATA: TUHANKU TELAH MEMULIAKANKU. ADAPUN APABILA TUHAN-NYA MENGUJI LALU MEMBATASI REZEKINYA MAKA DIA BERKATA: TUHANKU MENGHINAKANKU. SEKALI-KALI TIDAK (DEMIKIAN)."
Doa dibawah dpt melembutkan hati yg keras agar bertaqwa kpd Allah:
(ayat 51 surah Taubah) - sebaiknya amalkan setiap solat Subuh dan Maghrib..
Maksudnya; "SEKALI-KALI TIDAK AKAN MENIMPA KAMI MELAINKAN APA YANG TELAH DITETAPKAN OLEH ALLAH BAGI KAMI. DIALAH PELINDUNG KAMI, DAN HANYALAH KEPADA ALLAH ORANG-ORANG YANG BERIMAN HARUS BERTAWAQAL "
inshaAllah sehari-hari kena berusaha untuk sucess selalu!:) Allah is always near~~:) inshaAllah
wassalam warrahmatullah...<3
inteam & mestica - kerana cinta
Kerana Cinta
Munsyid : In-Team, Mestica
http://liriknasyid.com
kurniaan Tuhan fitrah insani
dan di mana terciptalah cinta
di situ rindu bermula
cinta itu tak pernah meminta
tetapi memberi sepenuh rela
rasa bahagia biarpun sengsara
berkorban segala-gala
semua kerana cinta
yang pahit manis di rasa
menghibur nestapa
merawat duka
damai di jiwa
terpadamlah api benci permusuhan
terjalinlah kasih sayang begitulah cinta
yang diidamkan tanpa nafsu yang mencemarkan
dan jangan kita pula
kerana bercinta kita pun leka
dan jangan pula kerana bercinta
tergadai semua maruah agama
cinta yang sejati
hanya cintakan illahi
cinta ayah bonda
tulus suci selamanya
cintakan saudara
hanya sementara
serta sesama insan
suburkan dengan ketakwaan..
keranaNya
Tuesday, June 23, 2009
langkah tercipta
Kehampaan,kesedihan..selalu menghantui perasaan ana..
semangat utk berjuang pun kian mati bila perasaan di seluputi rasa kesedihan..
dugaan..ujian...kdg2 membuat ana lemah..tpi ana pasti dan yakin pada setiap ujian dan dugaan pasti ada rahmat..hikmah...yg menjunam tinggi..
yaAllah..
ana harap kecekalan hati,diri n iman akan sentiasa bersemadi hingga hujung nyawa..dlm menyeru agama islam yg satu,menegakkan panji2 iman..insyaAllah..
dari senikata lagu di bwah..mungkin dpt antum membayangkan luahan hati perasaan ana..
semoga nahnu semua..di bwh rahmat Nya jua & merasai kemanisan iman setiap masa..amiin..
::..langkah tercipta..::
UNIC
Kecewa kehampaan,
Mencalar ketabahan,
Impian seringku harapkan menjadi kenyataan
Namun tak kesampaian,
Allah…
Inginku hentikan langkah ini
Bagaikan tak mampu untuk ku bertahan
Semangat tenggelam lemah daya,
Haruskah aku mengelamun jiwa
Ku berbisik inilah dugaan
Dan langkahku kini terbuka
Pada hikmah dugaan uji keimanan
Dan dilontarkannya ujian diluar kekuatan setiap diri insan
Allah…
Pimpini diriku,
Untuk bangkit semula meneruskan langkah perjuangan ini
Cekalkan hati dan semangatku
Kurniakan ketabahan........
Agar mimpi jadi nyata..
padaMu ku meminta
Dan ku mohon agung kudratMu
Wahai Tuhan Yang Satu
Segalanya dariMu
aqilah016
Sunday, June 7, 2009
siapa ni?
Siapa Dia Muslim?
cintaku hanya milik Mu
Berdiri di tangga kemewahan, kenikmatan dan kesenangan
Keindahan dunia ini menganggu ku
Kemanisan hubbu dunya ini mencarik-carik imanku
Dimanakah aku tanpa kecintaan padaMU
Aku runsing Ya ALLAH
Aku berlari ke sana dan ke sini
Aku mencari dan terus mencari
Dimanakah ku tagih cinta Ilahi
Bagaimana harus ku bayar nikmat yang Kau beri
Sedang aku tidak diuji
Maka saat aku tidak diuji, adalah ujian yang terbesar sekali
Andai bisa aku berbicara denganMU
Dan ku harap Kau mendengar pengaduanku
Sungguh aku bukan bercakap kosong
Inilah keluhan hatiku
Yang merindu cinta MU, yang mengharap keredhaan MU….
Ampuni aku Ya ALLAH
Aku lemah lagi tak bermaya
Melawan sesuatu yang digelar fana dunia
Aku tak mampu Ya ALLAH,
Belenggu ini menghimpit ku…
Belenggu ini menghiburkan hatiku
Sehingga aku senang denganya
Sehingga aku takut kehilanganya
Sedang cintaMU itu sangat luar biasa…
Sedang cintaMU itu lebih dari segala-galanya…
Sungguh aku tak layak Ya ALLAH menghampiri syurgaMU
Dan pasti menggeletarlah seluruh tubuhku mendengarkan api nerakaMU
Lalu ke manakah langkahku
Selayaknya dimanakah tempatku
Atas redhaMU ya Rabbi..
aku hanya menuruti
Andai aku diseksa, kan aku patuhi
Asalkan Kau meredhai hidupku ini
Terima Kasih Ya ALLAH kerana sudi menyayangi diri ini
Terima Kasih Ya ALLAH kerana sering mendengar pengharapan serta pengaduanku
Terima Kasih Ya ALLAH kerana sering bersama-sama denganku,
tak kira apa keadaan imanku
Sesungguhnya Ya ALLAH,
cinta ku hanya milikMU…
Thursday, May 21, 2009
if you think of ME
Allah said:
..'If you think of me in your heart, I will think of you in mine. If you mention me to another person, I will mention you to one of my angels. If you talk of me amongst a gathering of people, I will talk of you amongst a gathering of angels.'
wallahua'laam =D
aqilah016
Sunday, May 10, 2009
JANGAN MENGELUH........
KITA BERTANYA: KENAPA AKU DIUJI?
QURAN MENJAWAB
"Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan,"Kami telah beriman."("I am full of faith to Allah")sedangkan mereka tidak diuji?Dan sesungguhnya Kami telah menguji org2 yg sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui org2 yg benar dan sesungguhnya Dia mengetahui org2 yg dusta."
-Surah Al-Ankabut ayat 2-3
--------------------------------------------------------------------------------
KITA BERTANYA: KENAPA AKU TAK DAPAT APA YG AKU IDAM-IDAMKAN?
QURAN MENJAWAB
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui."
-Surah Al-Baqarah ayat 216
--------------------------------------------------------------------------------
KITA BERTANYA: KENAPA UJIAN SEBERAT INI?
QURAN MENJAWAB
"Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya,"
-Surah Al-Baqarah ayat 286
--------------------------------------------------------------------------------
KITA BERTANYA: KENAPA RASA FRUST?
QURAN MENJAWAB
"Jgnlah kamu bersikap lemah. dan jgnlah pula kamu bersedih hati,padahal kamulah org2 yg paling tinggi darjatnya, jika kamu org2 yg beriman."
-Surah Al-Imran ayat 139
--------------------------------------------------------------------------------
KITA BERTANYA: BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?
QURAN MENJAWAB
"Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan dengan jalan sabar dan mengerjakan sembhyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk."
-Surah Al-Baqarah ayat 45
--------------------------------------------------------------------------------
KITA BERTANYA: APA YANG AKU DAPAT DARIPADA SEMUA INI?
QURAN MENJAWAB
"Sesungguhnya Allah telah membeli dari org2 mu'min,diri,harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka... ?
-Surah At-Taubat ayat 111
--------------------------------------------------------------------------------
KITA BERTANYA: KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?
QURAN MENJAWAB
'Cukuplah Allah bagiku,tidak ada Tuhan selain dariNya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal."
-Surah At-Taubat ayat 129
--------------------------------------------------------------------------------
KITA BERKATA: AKU TAK DAPAT TAHAN!!!!!!
QURAN MENJAWAB
"......dan jgnlah kamu berputus asa dr rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dr rahmat Allah melainkan kaum yang kafir."
-Surah Yusuf ayat 12
Saturday, May 9, 2009
alhamdulillah..after nearly a month nada hntr berita to this blog...now,di bgi peluang lagi..myb tuk share ilmu...or gv some tazkirah...hehe..insyAllah..
1st of all...kaifahal antum antunna sekalian??kaifa imanukum??kaifa qalbukum??
harap2 evryone dlm rahmat Nya jua...semoga tetap istiqomah dlm jln menuju ke redhaanNya jua..amiinn..hm..dlm 2weeks from now...exam coming~~
Jihad fisabillillah...do'akn kejayaan we all k??jazakumullah khairan...smoga semua mndpt kecemerlangan n dpermudahkn dlm menjawab soalan peperiksaan..
dlm kesibukan 'rivision week' ne..teingat keperitan saudara islam di luar sana..yg di tindas,cannot study mcm tni...sometimes we all smpat lgi mengeluh 'tired' dlm mengerjakan amanah atau tugasan yg di berikn...padahal saudara seislam kita..amat memerlukan bimbingan ilmu..but we all..seolah2 nda mensyukuri apa yg dh di beri for us.. =( huhu...
apa2 pun..kita do'a kn ja ikhwan muslimiin tni di luar sana..dlm keadaan selamat dri kekejaman org2 yg zalim...amiin...
last but not least...all the best,bittaufiq wannajah ya sahabatiiii jami'aan..fi imtihaninaa..
al-jiddu hadafuna..war qiyyu amalunaa..wal ghaddul musyriquu amamanaa...
wassalam..fi amanillah..
aqilah016






























